Perpisahan Bersama Sr. Zita, OSA di Paroki Salib Suci Menyumbung

Menyumbung, 2 Agustus 2026 – Suasana haru dan penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Paroki Salib Suci Menyumbung dalam acara Perpisahan dan Ucapan Syukur bersama Sr. Zita, OSA. Kegiatan ini dihadiri oleh Pastor Paroki, para pengurus dewan paroki, umat dari berbagai stasi dan lingkungan, OMK, serta keluarga besar Paroki Salib Suci Menyumbung sebagai ungkapan terima kasih atas pelayanan Sr. Zita selama berkarya di paroki.

Acara diawali dengan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan umat dan pengurus paroki yang menyampaikan rasa syukur atas dedikasi, ketulusan, dan semangat pelayanan Sr. Zita dalam mendampingi umat. Kehadiran beliau telah memberikan banyak inspirasi, terutama dalam pembinaan iman, pendampingan umat, serta pelayanan pastoral di berbagai kegiatan paroki.

Dalam kesempatan tersebut, Sr. Zita, OSA juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh umat Paroki Salib Suci Menyumbung atas kebersamaan, dukungan, dan kasih persaudaraan yang telah dirasakan selama masa pelayanannya. Beliau mengajak seluruh umat untuk terus menjaga semangat persatuan, saling melayani, dan tetap setia bertumbuh dalam iman kepada Kristus.

Sebagai tanda kasih dan penghargaan, umat menyerahkan kenang-kenangan kepada Sr. Zita, OSA, yang kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dalam suasana penuh sukacita. Meskipun perpisahan selalu menghadirkan rasa haru, seluruh umat percaya bahwa setiap perutusan adalah bagian dari karya Allah untuk menghadirkan kasih-Nya di tempat yang baru.

Keluarga besar Paroki Salib Suci Menyumbung mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Sr. Zita, OSA atas seluruh pengabdian, pelayanan, dan teladan hidup yang telah diberikan. Semoga Tuhan Yesus senantiasa memberkati setiap langkah dan karya pelayanan Sr. Zita di tempat perutusan yang baru serta menganugerahkan kesehatan, sukacita, dan kekuatan dalam melaksanakan panggilan sebagai biarawati.

"Segala sesuatu yang kamu lakukan, lakukanlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." (Kolose 3:23)